Ada apa (saja) dengan Film?
BERIKUT ADALAH BEBERAPA ISTILAH YANG SERING MUNCUL DALAM MEMBICARAKAN FILM ATAU SINEMATOGRAFI :
1. SHOT

Adalah sebuah pengambilan gambar tunggal yang merupakan bagian dari scene.
Jenis-Jenis Shot, Sudut, dan Gerakan Kamera
- JENIS-JENIS SHOT.
- CU (Close Up) Shot yang menampilkan dari batas bahu sampai atas kepala.
- MCU (Medium Close Up) Shot yang menampilkan sebatas dada sampai atas kepala.
- BCU (Big Close Up) ...
- ECU (Extrime Close Up) ...
- MS (Medium Shot) ...
- TS (Total Shot) ...
- ES (Establish Shot)
2. SCENE

Pengertian Scene dalam Film
Istilah Scene pertama kali di perkenalkan dalam dunia sinematografi. Scene ini digunakan untuk pengambilan gambar adegan suatu cerita. Pengambilan gambar sebuah film cerita, sinetron ataupun drama, dilakukan scene by scene yaitu adegan per adegan.Oleh karena itu sebaiknya dipahami dulu pengertian tentang SCENE. Scene adalah adegan. Naskah film cerita maupun sinetron disusun berdasarkan scene demi scene. Pengertian sebuah SCENE adalah : sebuah adegan yang terjadi dalam suatu lokasi yang sama, pada saat yang juga sama.
Misalnya adegan di sebuah kantin sekolah. Maka sepanjang adeganadegan yang berlangsung dalam kantin tersebut berlangsung dalam saat yang sama, maka adegan itu dikelompokkan dalam sebuah scene. Namun posisi pengambilan gambar dalam kantin tersebut boleh saja berpindah-pindah, asal masih dalam lingkungan kantin tersebut. Artinya boleh saja sebuah scene terdiri dari lebih dari shot atau sudut pengambilan gambar. Jadi satu scene dapat terdiri dari beberapa shot, untuk mendapatkan gambaran dari sebuah scene, adegan-adegan dalam scene dapat dipecah-pecah menjadi beberapa shot.
Scene adalah sering diartikan sebagai tempat atau setting di mana sebuah cerita akan dimainkan, hal ini tentu saja terpengaruh dari dunia teater atau panggung. Sebuah Scene bisa terdiri dari beberapa shot atau bisa saja satu shot panjang yang disebut sebagai Sequence shot. Sequence adalah rangkaian dari beberapa shot dalam satu kesatuan yang utuh.
Dengan demikian Scene memberi definisi tempat atau setting dimana kejadian dilangsungkan. Hal ini bisa dilihat dari produksi teater, dimana sebuah babak bisa dibagi dalam sejumlah scene, masing – masingnya berlangsung pada lokasi yang berbeda. Satu scene bisa terdiri dari satu shot atau sejumlah shot yang menggambarkan peristiwa yang bersinambungan.
Sebuah sequence bisa dimulai sebagai adegan exterior, dan dilanjutkan di dalam gedung, karena sang pemain masuk dan terlibat percakapan atau lainya. Sebuah sequence bisa dimulai atau diakhiri dengan sebuah “ fade “ atau “ dissolve “;; atau bisa pula dengan “ cut “ langsung dengan mengelompokkan semua sequence.
Istilah Scene pertama kali di perkenalkan dalam dunia sinematografi. Scene ini digunakan untuk pengambilan gambar adegan suatu cerita. Pengambilan gambar sebuah film cerita, sinetron ataupun drama, dilakukan scene by scene yaitu adegan per adegan.Oleh karena itu sebaiknya dipahami dulu pengertian tentang SCENE. Scene adalah adegan. Naskah film cerita maupun sinetron disusun berdasarkan scene demi scene. Pengertian sebuah SCENE adalah : sebuah adegan yang terjadi dalam suatu lokasi yang sama, pada saat yang juga sama.
Misalnya adegan di sebuah kantin sekolah. Maka sepanjang adeganadegan yang berlangsung dalam kantin tersebut berlangsung dalam saat yang sama, maka adegan itu dikelompokkan dalam sebuah scene. Namun posisi pengambilan gambar dalam kantin tersebut boleh saja berpindah-pindah, asal masih dalam lingkungan kantin tersebut. Artinya boleh saja sebuah scene terdiri dari lebih dari shot atau sudut pengambilan gambar. Jadi satu scene dapat terdiri dari beberapa shot, untuk mendapatkan gambaran dari sebuah scene, adegan-adegan dalam scene dapat dipecah-pecah menjadi beberapa shot.
Scene adalah sering diartikan sebagai tempat atau setting di mana sebuah cerita akan dimainkan, hal ini tentu saja terpengaruh dari dunia teater atau panggung. Sebuah Scene bisa terdiri dari beberapa shot atau bisa saja satu shot panjang yang disebut sebagai Sequence shot. Sequence adalah rangkaian dari beberapa shot dalam satu kesatuan yang utuh.
Dengan demikian Scene memberi definisi tempat atau setting dimana kejadian dilangsungkan. Hal ini bisa dilihat dari produksi teater, dimana sebuah babak bisa dibagi dalam sejumlah scene, masing – masingnya berlangsung pada lokasi yang berbeda. Satu scene bisa terdiri dari satu shot atau sejumlah shot yang menggambarkan peristiwa yang bersinambungan.
Sebuah sequence bisa dimulai sebagai adegan exterior, dan dilanjutkan di dalam gedung, karena sang pemain masuk dan terlibat percakapan atau lainya. Sebuah sequence bisa dimulai atau diakhiri dengan sebuah “ fade “ atau “ dissolve “;; atau bisa pula dengan “ cut “ langsung dengan mengelompokkan semua sequence.
3. SERIES
Adalah rangkaian program televisi dengan standar program dengan karakter utama yang sama dengan cerita yang berlainan setiap episode nya. Contoh : MISSION IMPOSSIBLE
4. SERIAL
Adalah rangkaian Program televisi dimana setiap episode merupakan dari episode yang sebelumnya dengan cerita yang berkelanjutan. Contoh : Encounter

5. SEkUEL
Adalah film yang ceritanya merupakan bagian dari film yang lainnya. Contoh : The Avangers yang merupakan film dari gabungan superhero seperti Spiderman, Hulk, Thor, Batman dan masih banyak lagi mereka disatukan dengan jalan cerita yang sama didalam suatu film.
Komentar
Posting Komentar