Nobar Film Shazam XXI Opi Mall

NOBAR Film SHAZAM

Keseruan Nonton Bareng Film SHAZAM ! Di Bioskop XXI Opi-Mall bersama seluruh Mahasiswa-Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi Semester 4 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Dan Politik Candradimuka palembang Dan Dosen Cantik sekaligus Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Sumarni Bayu Anita, S.sos,M.A


Mulai dari perjalanannya menaiki LRT dari stasiun Bumi Sriwijaya Palembang Icon Sampai ke stasiun Bumi Sriwijaya Opi Mall. Dan film yang di pilihpun adalah film SHAZAM.
Film ini menceritakan Bagaimana jadinya jika punya kekuatan super dari enam orang dewa yang didapat dari seorang penyihir? Coba tanyakan itu pada Shazam (Zachary Levi). Bagaimana rasanya ketika sedang kebelet, namun tidak bisa buang air secara normal? Shazam mungkin punya triknya sendiri.
Apa arti sebuah keluarga? Jadi tempat paling jujur dan untuk melepas diri jadi diri sendiri? Billy sekaligus Shazam punya jawabannya.
Dengan potongan-potongan perjalanan hidupnya ini, dimulai dari kisah Billy Batson yang tengil. Ia selalu kabur dari panti asuhan hanya untuk mencari apa yang paling diinginkannya di dalam hidup. Sayang, Billy kehilangan arah.
Bahkan, ketika ia mendapatkan kekuatan yang menjadikannya seseorang dengan kekuatan super bernama Shazam, ia masih kehilangan arah. Ia tidak pernah tahu potensi di dalam dirinya sendiri. Tak peka dengan kekuatan yang ia miliki, Shazam justru terkenal karena channel YouTube yang dikelolanya bersama Freddy Freeman (Jack Dylan Grazer)
Padahal ia punya ‘keluarga’ yang menjadi kunci dari kekuatannya. Shazam! Bukanlah tipikal film superhero DC lain yang selama ini kamu pernah tonton.
Bukan seperti Batman yang meratapi kepedihannya, Superman yang binggung dengan setiap pengambil keputusannya, atau Aquaman yang harus membereskan tahta di relung Atlantis untuk menasbihkan dirinya sebagai penguasa laut.

Film yang di luar Ekspektasi

review-film-shazam-superhero-dc-yang-di-luar-ekspektasi
Sumber: WarnerBross

Ada banyak alasan kenapa BookMyShow meyebutkan film ini di luar ekspektasi. Tidak akan kami tuliskan semuanya di sini. Namun, ada gaya yang lebih segar dari film ini, ketimbang cerita-cerita supehero DC lainnya.
Semuanya mungkin saja dimulai dari apa yang ingin disampaikan oleh sutradara David F. Sandberg. Ah,tentu saja, sebelumnya ia adalah sutradara film horor dan belum pernah membuat film bertema superhero.
Namun, apa yang ditawarkan oleh David di film ini jelas berbeda dengan dua film yang ia kerjakan. Bahkan cerita ini dapat dinikmati dengan santai bagi kamu yang belum terlalu familiar dengan karakter Shazam itu sendiri.
Kisah masa lalu Billy Batson yang sebenarnya suram dibuat dengan gaya yang lebih segar. Tak semuram Bruce Wayne atau Clark Kent. Jalan cerita yang disajikan pun jelas. Mungkin di sepertiga awal, film ini terasa sangat membosankan.
Namun, sisanya, film ini penuh dengan adegan-adegan dan dialog-dialog yang mengundang gelak tawa. Namun, di bagian pertengahan, beberapa plotcerita terasa dibuat terburu-buru.
Lagi-lagi, penyampaian cerita yang ringan seperti asal-usul Shazam, bagaimana ia melakukan tes kekuatan dengan kocak hingga pertarungannya dengan Dr. Thaddeus Sivana membuat ceritanya jadi terasa seru.
Tak ada lagi pertarungan-pertarungan berat demi idealisme para superhero, namun pertarungan yang kocak, namun tetap serius. Secara keseluruhan, rasanya apa yang disampaikan oleh para penonton dan kritikus ketika test screening pertama Shazam di Amerika memang benar-benar terbukti. Shazam!adalah film superhero yang memang benar-benar segar dari kolaborasi DC dan Warner Bross .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar dirumah "metodelogi penelitian komunikasi kulitatif"

MEMBEDAH UNSUR-UNSUR PRODUKSI FILM